Pembelajaran Untuk Sebuah Kehidupan
Di tampilan pertama ini, saya memilih untuk mengutip sebuah pesan dari sebuah buku yang berjudul Eragon yang diterbitkan dua tahun lalu. Sebuah buku non fiksi yang bergenre trailer. Karena saya merupakan tipe orang yang senang membaca buku yang bertema fantasi. Di dalam buku itu ada sebuah bagian dimana seorang tokoh yang bernama Roran ingin pergi meninggalkan desanya. Kemudian pamannya berpesan padanya,
“Jangan biarkan siapapun menguasai pikiran atau tubuhmu. Jagalah agar pikiranmu tidak terpengaruh. Berikan telingamu pada orang- orang tapi jangan berikan hatimu. Tunjukan penghormatan pada mereka yang berkuasa, tapi jangan ikuti mereka dengan membabi buta. Nilailah dengan logika dan pertimbangan, tapi jangan berkomentar. Jangan menganggap siapapun lebih unggul dari pada dirimu, tidak perduli pangkat maupun tempat mereka dalam kehidupan ini. Perlakukan semuanya dengan adil atau mereka akan membalas dendam. Berhati- hatilah dengan uangmu. Pertahankan kepercayaanmu sekuat mungkin dan orang lain akan mendengarkan. Mengenai masalah cinta, satu- satunya cara adalah bersikap jujur. Itu adalah alat yang paling kuat untuk membuka hati atau mendapatkan pengampunan”.
Sampai saat ini pesan itu masih melekat di hati saya. Pesan moral yang sarat akan makna itu setidaknya telah mengajarkan saya bagaimana harus bersikap dalam kehidupan ini.
[1] Jangan terpengaruh dengan hal- hal negative yang bisa menyebabkan kita terjerumus dalam jurang kenistaan, apalagi kita hidup di zaman global seperti saat ini. [2] Jangan teralalu cepat berkomentar, melainkan akan lebih baik jika segala sesuatu nya di pertimbangkan dengan akal sehat dan logika. [3] Jangan pernah pesimis karena hanya karena sebuah kegagalan dan jangan pernah mengangap diri kita ini lemah hanya karena sebuah kekurangan tanpa kita melihat sisi baik yang kita miliki. [4] Jadilah seseorang yang adil dalam bersikap dan menentukan sesuatu. [5] Jangan terlalu mengulurkan tangan tapi jangan juga terlalu menyembunyikannya. [6] Jangan pernah menyia- nyiakan kepercayaan yang sudah ditanamkan oleh orang lain.
Tetapi percayalah, tidak ada satu orangpun di dunia ini yang sempurna. Semuanya pasti pernah melakukan kesalahan. Namun, alangkah baiknya jika kesalahan- kesalahan yang pernah kita perbuat itu kini kita tiban dengan suatu kebaikan untuk berbenah diri.
\(^ ^)/
14 Comments »
Leave a Reply
| Next »
-
Archives
- July 2009 (1)
- June 2009 (1)
- April 2009 (3)
- March 2009 (2)
- February 2009 (2)
- January 2009 (2)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS


yupzzz… bener banget! gak ada manusia yang sempurna, makanya mulai sekarang qta harus berubah! jangan pesimis, tetep optimis, maksimalin semua kemampuan yang kita punya. YEAH!
bu, tiban bahasa apa tuh?
tiban bahasa mana ya?… bahasa pemrograman baru tih..
hehehe
mantab gan.. lo sama ratih bakat nulis tuh.. bahasanya bagus, klo gw nulis mah bahasa kacau.. hhe
stau gw, tiban itu bahasa indonesia, artinya timpa (nimpa). bener gag??
hhe
CMIIW
hhaa… bener koq kik..
blog lw juga okeh koq sobat.. anyway thx for all yup
assalamualaikum..
that’s a good quotes i think..hehe
yups, qt harus terus semangat,, dalam kehidupan ini ga pernah ada yang sia-sia,,sekarang tergantung bagaimana kita menjalankannya..
keep posting gan!!^^
Wlkumslm … makasi Mega da mau mampir… hhe
iya,.. sebebarnya manusia itu sendiri yang mengarahkan dirinya.
apa dia mau masuk jalan yang benar atau jalan yang satunya lagi.. hhe
Asslmkm windy,
blogwalking….
tukeran link yak!
wlkumslm…
oke deh bu… makasi da mampir ^^…
seharusnya gw bikin shout box ni.. hhee
Hmmm…
Blogwalking neh…
nasehat yang bijak… sangat bermanfaat..
@ Ardi
Maksi da mampir..
@ Ka April
jadi malu… makasi ya kak,. Pas bikin postingan yang ini terinspirasi dari buku Eragon. Yup, sebuah nasihat bijak agar kita berbenah diri..
Keren….
Klo diperes lagi, kalimat2 itu jadi “jadilah orang yang adil”. Karena adil berarti menempatkan sesuatu pada tempat yg semestinya.
Makasi ka Agung…
iya benar,.. susah banget di zaman sekarang mencari orang yg bisa bersikap adil. semua nya pada mikirin diri sendiri..
Huf,.. semoga kita semua bukan termasuk golongan nya..
Tunjukkan penghormatan pada mereka yang berkuasa, tapi jangan ikuti mereka dengan membabi buta.
suka sama quote yg ini…
~mumpung “mereka” baru pada dilantik ^^